Krisis Air Bersih di Pacitan Meluas, 73 Desa Ajukan Bantuan - Medianed Indonesia
News Update
Loading...

Jumat, 16 Oktober 2026

Krisis Air Bersih di Pacitan Meluas, 73 Desa Ajukan Bantuan

 


Pacitan – Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pacitan semakin mengkhawatirkan. Hingga Oktober 2026, jumlah desa yang mengajukan bantuan pasokan air bersih terus bertambah dan kini mencapai 73 desa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Erwin Andriatmoko, membenarkan adanya peningkatan jumlah desa yang membutuhkan bantuan air bersih. Menurutnya, jumlah tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

“Desa yang masuk itu sudah ada 73 desa. Jadi, mulai Oktober ini sudah bertambah dibanding bulan kemarin, walaupun dalam satu desa itu tidak semua dusun kekurangan air,” kata Erwin. 

BPBD Pacitan juga telah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang menjadi sasaran distribusi air bersih. Data tersebut direkap secara rinci berdasarkan titik koordinat hingga tingkat RT/RW untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Saat ini, tercatat sebanyak 21.112 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 246 dusun berada dalam kondisi darurat krisis air bersih. BPBD juga telah melakukan perhitungan kebutuhan air berdasarkan jumlah penduduk dan kebutuhan liter air setiap jiwa.

“Kita sudah berhitung secara teknis. Jadi, dengan jumlah jiwa yang ada dikalikan jumlah literasi,” jelasnya.

Seiring meluasnya wilayah terdampak, status tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Pacitan juga diperpanjang. Jika sebelumnya masa tanggap darurat ditetapkan hingga Oktober, kini diperpanjang sampai November 2026.

“Tanggap darurat yang SK pertama dari Pak Bupati sampai Oktober. Ini sudah diperpanjang sampai November,” ungkap Erwin.

Erwin berharap hujan segera turun sehingga kondisi kekeringan tidak semakin meluas. Sebab, apabila jumlah desa yang membutuhkan bantuan terus bertambah, kebutuhan anggaran maupun dukungan operasional untuk distribusi air bersih juga akan semakin besar.

“Semoga sudah ada hujan. Karena kalau bertambah terus, tentunya kita berhitung juga kemampuan kita, terus mobil operasionalnya, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (*) 


Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done