![]() |
| Warga dan Rumah Zakat Tanam 200 mangrove (foto/trinoto) |
PACITAN – lensapacitan.com Puluhan kelompok masyarakat, dusun Kiteran, desa Kembang, Kecamatan Pacitan ini Kamis (4/5/2023) berbondong-bondong ke muara sungai grindulu. Mereka bukan hendak berwisata melainkan membawa benih kelapa entog dan mangrove untuk ditanam di lokasi konservasi mangrove.
“Kita melaksanakan kegiatan melakukan penanaman mangrove dan kelapa genjah (entog) dilingkungan wisata Watu Mejo Mangrove Park dalam rangka peringatan hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin.” kata Sribatin Ketua Kelompok Wanita Anyelir Dusun Kiteran.
Pria dan wanita ini membagi tugas masing-masing, ada yang membuat lubang, menanam benih mangrove ada juga yang menancapkan bambo untuk pelindung binih agar tidak tersapu ombak. Kegiatan ini merka lakukan karena sadar adanya pontensi bencana yang mengancam keselamatan jiwa mereka, yaitu bencana banjir, gelombang pasang hingga tsunami.
“Wilayah kami rawan terjadi bencana, sehingga ini adalah bentuk antisipasi bencana,” lanjutnya.
Sebanyak 200 benih mangrove yang ditanam kali ini, benih tersebut hasil pembibitan kelompok Jangkar Segoro Kidul binaan Rumah Zakat Action, sedangkan bibit kelapa entog sabanyak 30 bibit yang ditanam di daratan kawasan mangrove.
![]() |
| Salah Seorang Warga Menanam Bibit Kelapa Entog (foto/trinoto) |
“rumah zakat yang telah memberikan dukungan kepada kelompok kami, sehingga kami mengembangkan obyek wisata alam Mangrove, Pembibitan mangrove dan yang terbaru adalah usaha Tambak udang,” jelasnya.
Lebih lanjut Sri mengatakan, beberapa usaha warga yang dibina oleh Rumah Zakat ini telah mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu ketangguhan bencana warga Dusun Kiteran, desa kembang semakin kuat.
Dalam rangka Peringatan Hari bumi ini, warga tidak hanya menanam pohon, mereka juga membersihkan muara sungai dari sampah yang terbawa arus banjir sungai Grindulu. (not)

