Medianed Indonesia: Olahraga
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Agustus 2023

Wonoroya Tantang Tomy Seran Petinju Asal Surabaya

Wonoroya Tantang Tomy Seran Petinju Asal Surabaya

PACITAN - lensapacitan.com, Petinju asal Kabupaten Pacitan, Wonoroya akan kembali berlaga di atas ring. Kali ini akan berhadapan dengan petinju muda Tomy Seran asal Kota Surabaya dikelas terbang 50,8 kilogram.

"Ya, akan bertanding pada 1 Oktober 2023 nanti," katanya disela-sela latihan, Senin (28/3).

Saat ini lanjut Wonoroya, tengah mempersiapkan diri, untuk menghadapi musuhnya yang tidak bisa dianggap enteng dikelasnya.

"saya mempersiapkan diri menjaga pola makan, fisik dan lain-lain," lanjutnya.

Selama meniti karir bertinjunya, Wonoroya sudah bertanding sebanyak 75 pertandingan dan pernah memetik kemenangan sebanyak 63 kali. 

"Untuk tanggal 1 Oktober nanti merupakan pertandingan saya yang ke 76 kali. Untuk saat ini saya sudah ring record 75 kali main," jelasnya.

Saat bertanding pada akhir tahun nanti, pria yang populer dengan nama Wonder Boy Roya ini genap 52 tahun. Tentu bukan usia yang muda lagi. Dia berharap bisa bermain maksimal untuk meraih kemenangan. 

"Harapan menang memang yang utama, usia yang tidak lagi muda bukanlah penghalang bagi saya, harus tetap semangat dan terus berlatih untuk meraih hasil maksimal," katanya.

Wonoroya juga meminta bantuan doa dari masyarakat Pacitan. Agar diberikan kesehatan, kelancaran dan kemenangan saat bertanding di bulan Oktober mendatang.

"Saya minta dukungan dan doa dari masyarakat Pacitan. Semoga saat bertanding nanti diberikan kemudahan dan kemenangan untuk membanggakan nama Pacitan dari dunia tinju," harapnya.


Jumat, 09 Agustus 2019

Nganjuk United Paksa Perspa Bermain Imbang Dikandang Sendiri

Nganjuk United Paksa Perspa Bermain Imbang Dikandang Sendiri

Liga 2 jatim


PACITAN - lensapacitan.com, Bermain dihadapan pendukung, Perspa Pacitan harus ditahan imbang 2-2 oleh Nganjuk United. Dalam lanjutan Liga 3 Kapal Api PSSI Jawa Timur (9/8/2019). Bermain di Stadiun Pacitan, kedua tim bermain dengan tempo sedang. Pada menit ke empat, Perspa berhasil memecah kebuntuan lewat kaki Edo Dwi Nurcahyo, Papan skor pun berubah 1:0 untuk keunggulan Perspa Pacitan.

Unggul, membuat anak asuh Pratama Rohman Asmara, gencar melakukan serangan, beberapa cobaan dilesakkan pemain depan Perspa. Keasikan menyerang, membuat jantung pertahanan lemah, pemain belakang perspa melakukan pelanggaran didalam kotak pinalti, wasit pertandingan menunjuk titik putih. Abdul Aziz Efendi tidak menyia-syiakan peluang. Sodoran ke pojok kanan bawah membuat kedudukan imbang, 1:1 di menit ke-24.

Kedudukan imbang tidak bertahan lama, pada menit ke 38, lagi-lagi Edo Dwi Nurcahyo menunjukan kualitasnya, Striker andalan Perspa ini, berhasil selamat dari jebakan ofside dan melesakkan bola kedalam gawang yang dijaga Rico Dimas. Keunggulan 2-1 berjalan hingga turun minum.

Kembali dari ruang ganti, Perspa Pacitan yang awalnya mendominasi serangan mulai kendor dibabak kedua. Serangan demi serangan dilancarkan oleh pungawa Nganjuk United. Striker Nganjuk, Rizal Ade Wahyudi. Memaksa mengubah kedudukan menjadi sama kuat. Tendangan menyusur tanah membuat kiper Perspa Perspa, Tifano Febby Afandi terpaksa memungut bola dari gawangnya di menit ke-50. Hingga babak peluit akhir dibunyikan skor bertahan 2:2. (not)


Senin, 29 April 2019

Percasi Pacitan Targetkan 3 Emas di Kejurprov Tulungagung

Percasi Pacitan Targetkan 3 Emas di Kejurprov Tulungagung


PACITAN - lensapacitan.com- Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pacitan tidak mengendurkan porsi latihan. Mulai tiga bulan terakhir, menu latihan berat selalu diberikan. Delapan jam latihan selalu dilahab hampir setiap harinya. Itupun tidak hanya hari libur. ‘’ Kalau hari biasa mulai pukul 17.00 sampai 21.00. Kalau libur mulai pagi sekitar pukul 08.00 sampai 17.00, ’’ beber pelatih Pengcab Percasi Pacitan, Resi Aji ditemui dikantornya.

Menurutnya latihan berat tersebut salah satunya dipersiapan untuk keikutsertaan atlet Pengcab Percasi pacitan dalam ajang Kerjurprov yang digelar di Tulungagung pada 11 hingga 16 Juni mendatang. Aji mengaku jika dia memiliki target tinggi. Berupa tiga medali emas, dua perak dan satu perunggu. Untuk meraih target tersebut, sebanyak 20 atlet disiapkan. ‘’ Semua bermain untuk seluruh kelompok umur, ’’ tambahnya.

Target tersebut dinilainya wajar. Lantaran didasari dari hasil pengawasan latihan atlet-atletnya. Tiga atlet yang digadang-gadang bakal meraih tigas emas tersebut diantaranya Radiata Hasan Aryasetya untuk kelompok umur 8 tahun putra, Bayu Surya Mahendra dikelompok umur 11 tahun putra dan Alza Nasuha di kelompok umur 15 tahun putri. Meski begitu, Aji mengaku jika atlet lainnya pun tetap memiliki peluang yang sama. ‘’ Bukan artinya selain ketiga atlet tadi tidak saya andalkan, ’’ tegasnya.

Menurutnya sejumlah atlet bahkan diprediksinya bakal menjadi kuda hitam dalam Kejurprov Tulungagung. Diantaranya Ari Rida Surya di kelompok umur 9 tahun putra dan anaknya sendiri, Febrianti Mustikasari di kelompok umur 10 tahun. Keduanya dianggapnya memiliki kualitas untuk mampu menambah perolahan medali meski baru kali pertama mengikuti kompetisi. ‘’ Biasanya masalah yang dihadapi cuma demam panggung, ’’ tambahnya.

Dia pun menyebut jika kompetitornya hanya pecatur asal Surabaya dan Sidoarjo. Kedua daerah tersebut disebutnya juga memiliki sejumlah atlet berkualitas. Bermodalkan latihan intens yang diberikan, Aji pun mengaku jika pihaknya masih pede. Terlebih lokasi pelatihannya kerap menjadi study banding sejumlah daerah lainnya. ‘’ Karena Pacitan dianggap memiliki banyak atlet catur berprestasi, ’’ jelasnya. (not)

Medianed Indonesia

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done